:: wikimiki.org ::
| 804 |
804804
Peristiwa
- Prasasti Sukabumi dari Pare, Kediri, Jawa Timur ditulis bertarikhkan tahun 732 Saka atau jika dikonversi menjadi tanggal 25 Maret 804 tahun Masehi. Prasasti ini adalah permulaan bahasa dan sastra Jawa.
Kelahiran
Meninggal
Lihat Pula:
- Abad ke-9
Category:Kalender Peristiwa
ko:804년
ParePare memiliki beberapa arti:
- Nama sebuah kecamatan di Kediri, Jawa Timur - Pare
- Nama sayur - Pare
Kategori:Disambiguasi
KediriKediri dapat merujuk kepada dua tempat di Indonesia:
- Kabupaten Kediri
- Kota Kediri
Jawa Timur
Provinsi Jawa Timur
|
|
Motto: Jer Basuki Mawa Béya
(Bahasa Jawa): "Jika ingin makmur, maka hal ini memerlukan pengorbanan" |
| Image:Locator_jatim_final.png |
| Hari Jadi: | ??? |
| Ibukota: | Surabaya |
| Gubernur: | Imam Utomo |
Wilayah - Total:
| 47.922 km²
|
Daerah Tingkat II - Jumlah:
| 29 Kabupaten dan 9 Kotamadya
|
Penduduk - Total: - Kepadatan: | +/- 40.000.000 +/- 834 / km² |
| Suku Bangsa: | Orang Jawa, Orang Madura (22%), Orang Osing, Orang Tengger,Tionghoa dll. |
| Agama: | Islam, Hindu, Protestan, Katholik dan Buddha |
| Bahasa: | Bahasa Jawa, Bahasa Madura, Bahasa Osing, Bahasa Walikan, Bahasa Indonesia dll. |
| Zona Waktu: | (WIB) |
| Lagu Daerah: | Rek Ayo Rek, Tandhuk Majeng, Padhang Ulan |
Jawa Timur adalah sebuah provinsi di ujung timur Pulau Jawa dengan wilayah yang juga meliputi Pulau Madura dan Bawean. Ibukotanya adalah Surabaya yang merupakan kota terbesar kedua di Indonesia.
Sejarah
Geografi
Provinsi Jawa Timur terletak di ujung timur Pulau Jawa dibatasi perairan di 3 sisi dan daratan di 1 sisi. Selat Bali adalah batas timurnya yang memisahkan Jawa Timur dengan Bali, Laut Jawa di utara, dan Samudera Hindia di selatan. Batas daratannya adalah di barat dengan Jawa Tengah. Wilayah Jawa Timur juga mencakup Pulau Madura. Di Jawa Timur, terdapat beberapa gunung salah satunya adalah Gunung Bromo.
Kota-kota pentingnya antara lain Surabaya, Malang, Madiun, dan Ponorogo.
Demografi
Jawa Timur memiliki penduduk berjumlah sekitar 30-40 juta jiwa. Suku-suku yang mendiami Jawa Timur antara lain Jawa, Madura, Tengger, Osing, dan Tionghoa. Bahasa yang digunakan antara lain Bahasa Indonesia, bahasa Jawa, bahasa Madura, dan bahasa Osing, bahasa surabaya cina baba
Suku Osing kebanyakan bermukim di Banyuwangi dan memiliki kebudayaan yang merupakan perpaduan budaya Jawa, Madura, dan Bali sedangkan orang Tengger merupakan peninggalan dari Majapahit.
Agama yang dianut penduduk Jawa Timur adalah Islam, Hindu, Protestan, Katolik, dan Buddha. Agama Islam dibawa ke Jawa Timur oleh para pedagang dari Gujarat, India di masa lampau.
Transportasi Taxi, Bus Kota, Becak, Bemo atau Ojek (Boncengan Sepeda Motor)
Pariwisata Kebun Binatang Surabaya, Pantai Kenjeran, Tempat sembayang Buddha Joko Dolok, Makam Raden Supratman, Tugu Pahlawan,Hotel Mojopahit/Orange, Tempat belanja seperti Pasar Atom , Daerah Tunjungan.
Makanan Chas Surabaya seperti Rujak cingur, Gado-Gado, Semangi Suroboyo, Nasi pecel kampung, Lontong capgomeh Surabaya, Es Campur Surabaya, Tamie goreng, cap jai goreng,Pangsit Mie, Soto ayam Lamongan atau Sotong Daging Sapi Madura, dll.
Pemerintahan
Kabupaten dan Kota
Daftar Gubernur
Lihat pula
- Daftar Provinsi Indonesia
Pranala luar
- [http://www.jatim.go.id Situs Web Resmi]
kategori:Jawa Timur
Tahun SakaKalender Saka adalah sebuah kalender yang berasal dari India. Kalender ini merupakan sebuah penanggalan syamsiah-kamariah (candra-surya) atau kalender luni-solar. Era Saka dimulai pada tahun 78 Masehi.
Nama bulan
Sebuah tahun Saka dibagi menjadi duabelas bulan. Berikut nama bulan-bulan tersebut:
#Srawanamasa, kurang lebih bertepatan dengan bulan Juli-Agustus atau bulan Jawa/Bali Kasa
#Bhadrawadamasa, kurang lebih bertepatan dengan bulan Agustus-September atau bulan Jawa/Bali Karo
#Asujimasa, kurang lebih bertepatan dengan bulan September-Oktober atau bulan Jawa/Bali Katiga
#Kartikamasa, kurang lebih bertepatan dengan bulan Oktober-November atau bulan Jawa/Bali Kapat
#Margasiramasa, kurang lebih bertepatan dengan bulan November-Desember atau bulan Jawa/Bali Kalima
#Posyamasa, kurang lebih bertepatan dengan bulan Desember-Januari atau bulan Jawa/Bali Kanem
#Maghamasa, kurang lebih bertepatan dengan bulan Januari-Februari atau bulan Jawa/Bali Kapitu
#Phalgunamasa, kurang lebih bertepatan dengan bulan Februari-Maret atau bulan Jawa/Bali Kawolu
#Cetramasa, kurang lebih bertepatan dengan bulan Maret-April atau bulan Jawa/Bali Kasanga
#Wesakhamasa, kurang lebih bertepatan dengan bulan April-Mei atau bulan Jawa/Bali Kasepuluh/Kadasa
#Jyesthamasa, kurang lebih bertepatan dengan bulan Mei-Juni atau bulan Jawa Dhesta atau Bali Desta
#Asadhamasa, kurang lebih bertepatan dengan bulan Juni-Juli atau bulan Jawa Sadha atau Bali Desta
Nama musim
Di India satu tahun dibagi menjadi enam musim, atau dengan kata lain setiap musim berlangsung dua bulan. Berikut nama-nama musim
#Warsa, musim hujan bertepatan dengan Srawana dan Bhadrawada.
#Sarat, musim rontok, dan seterusnya.
#Hemanta, musim dingin
#Sisira, musim sejuk kabut
#Basanta, musim semi
#Grisma, musim panas
Tahun Luni-Solar
Berhubung bulan-bulan dalam kalender Saka hanya terdiri dari 30 hari, maka tahun baru harus disesuaikan setiap tahunnya untuk mengiringi daur perputaran matahari.
Sejarah Kalender Saka
Kalender Saka berawal pada tahun 78 Masehi dan juga disebut sebagai penanggalan Saliwahana (Sâlivâhana). Kala itu Saliwahana yang adalah seorang raja ternama dari India bagian selatan, mengalahkan kaum Saka. Tetapi sumber lain menyebutkan bahwa mereka dikalahkan oleh Wikramaditya (Vikramâditya). Wikramaditya adalah seorang musuh atau saingan Saliwahana, beliau berasal dari India bagian utara.
Mengenai kaum Saka ada yang menyebut bahwa mereka termasuk sukabangsa Turki atau Tatar. Namun ada pula yang menyebut bahwa mereka termasuk kaum Arya dari suku Scythia. Sumber lain lagi menyebut bahwa mereka sebenarnya orang Yunani (dalam bahasa Sansekerta disebut Yavana yang berkuasa di Baktria (sekarang Afghanistan).
Kalender Saka di Indonesia
Sebelum masuknya agama Islam, para sukubangsa di Nusantara bagian barat yang terkena pengaruh agama Hindu, menggunakan kalender Saka. Namun kalender Saka yang dipergunakan dimodifikasi oleh beberapa sukubangsa, terutama suku Jawa dan Bali. Di Jawa dan Bali kalender Saka ditambahi dengan cara penanggalan lokal. Setelah agama Islam masuk, di Mataram, oleh Sultan Agung diperkenalkan kalender Jawa Islam yang merupakan perpaduan antara kalender Islam dan kalender Saka. Di Bali kalender Saka yang telah ditambahi dengan unsur-unsur lokal dipakai sampai sekarang, begitu pula di beberapa daerah di Jawa, seperti di Tengger yang masih banyak penganut agama Hindu.
Daftar Pustaka
- Dowson, John, 1992, A Classical Dictionary of Hindu Mythology and Religion. New Delhi: Heritage Publishers.
- Ricklefs, M.C., 1978, Modern Javanese historical tradition: a study of an original Kartasura chronicle and related materials. London: School of Oriental and African Studies, University of London.
- Zoetmulder, P.J., 1983, Kalangwan. Sastra Jawa Kuno Selayang Pandang. Jakarta: Djambatan.
- Zoetmulder, P.J., 1995, Kamus Jawa Kuna-Indonesia. Bekerja sama dengan S.O. Robson. Penerjemah Darusuprapta dan Sumarti Suprayitna. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Lihat pula
- Kalender Bali
- Kalender Jawa
kategori:Kalender
kategori:Buddhisme
kategori:Hindu
MasehiKata Masehi biasanya merujuk kepada tarikh tahun menurut Kalender Gregorian. Kata Masehi sendiri diambil dari Bahasa Arab dan merujuk kepada Nabi Isa atau Yesus. Untuk artikel lengkapnya silahkan melihat mesias.
Lihat pula
- Kalender Julian
Sastra Jawa
Sejarah Sastra Jawa dimulai dengan sebuah prasasti yang ditemukan di daerah Sukabumi (Sukobumi), Pare, Kediri Jawa Timur. Prasasti yang biasa disebut dengan nama Prasasti Sukabumi ini bertarikh 25 Maret tahun 804 Masehi. Isinya ditulis dalam bahasa Jawa Kuna.
Setelah prasasti Sukabumi, ditemukan prasasti lainnya dari tahun 856 M yang berisikan sebuah sajak yang disebut kakawin. Kakawin yang tidak lengkap ini adalah sajak tertua dalam bahasa Jawa (Kuna).
Biasanya sejarah sastra Jawa dibagi dalam empat masa:
- Sastra Jawa Kuna
- Sastra Jawa Tengahan
- Sastra Jawa Baru
- Sastra Jawa Modern
Terdapat pula kategori Sastra Jawa-Bali, yang berkembang dari Sastra Jawa Tengahan. Selain itu, ada pula Sastra Jawa-Lombok, Sastra Jawa-Sunda, Sastra Jawa-Madura, dan Sastra Jawa-Palembang.
Dari semua sastra tradisional Nusantara, sastra Jawa adalah yang paling berkembang dan paling banyak tersimpan karya sastranya. Tetapi setelah proklamasi RI, tahun 1945 sastra Jawa agak dianaktirikan karena di Negara Kesatuan RI, kesatuan yang diutamakan.
Bahasa Jawa pertama-tama ditulis dalam aksara turunan aksara Pallawa yang berasal dari India Selatan. Aksara ini yang menjadi cikal bakal aksara Jawa modern atau Hanacaraka yang masih dipakai sampai sekarang. Dengan berkembangnya agama Islam pada abad ke-15 dan ke-16, huruf Arab juga dipergunakan untuk menulis bahasa Jawa; huruf ini disebut dengan nama huruf pegon. Ketika bangsa Eropa datang ke Jawa, abjad Latin pun digunakan untuk menulis bahasa Jawa.
Lihat pula
- Sastra
kategori:Jawa
kategori:Sastra
ms:Sastra Jawa
JawaJawa adalah nama sebuah pulau di Indonesia sekaligus nama etnik mayoritas yang mendiami pulau ketigabelas terbesar di dunia ini. Luas pulau ini 132.000 km2 dengan penduduk sekitar 114 juta (kepadatan 864 jiwa per km2).
Pulau Jawa dibagi menjadi enam Daerah Tingkat I:
- Daerah Khusus Ibukota Jakarta
- Provinsi Banten
- Provinsi Jawa Barat
- Provinsi Jawa Tengah
- Provinsi Jawa Timur
- Daerah Istimewa Yogyakarta
Pulau ini merupakan bagian dari gugusan kepulauan Sunda Besar dan paparan Sunda, yang pada masa sebelum es mencair merupakan ujung tenggara benua Asia.
Daftar gunung-gunung di pulau Jawa
# Gunung Anjasmara
# Gunung Argapura
# Gunung Arjuna
# Gunung Gede
# Gunung Pangrango
# Gunung Salak
# Gunung Burangrang
# Gunung Tangkuban Parahu
# Gunung Bukit Tunggul
# Gunung Malabar
# Gunung Wayang
# Gunung Masigit
# Gunung Papandayan
# Gunung Guntur
# Gunung Cikuray
# Gunung Patuha
# Gunung Cereme
# Gunung Slamet
# Gunung Sundara
# Gunung Sumbing
# Gunung Merapi
# Gunung Merbabu
# Gunung Ungaran
# Gunung Lawu
# Gunung Welirang
# Gunung Kembar I
# Gunung Kembar II
# Gunung Penanggungan
# Gunung Mahameru
# Gunung Wilis
# Gunung Raung
# Gunung Krakatau
# Gunung Galunggung
Lihat pula
- Buddha
- Hindu
- Daftar Raja-Raja Jawa
- Bahasa Jawa
- Madura
- Sadran
- Sastra Jawa
- Suku Jawa
kategori:Pulau-pulau di Indonesia
ja:ジャワ島
ko:자와 섬
ms:Jawa
Abad ke 9Daftar Tahun-Tahun Abad ke-9 Masehi:
- Dasawarsa 10: 891 – 892 – 893 – 894 – 895 – 896 – 897 – 898 – 899 – 900
- Dasawarsa 9: 881 – 882 – 883 – 884 – 885 – 886 – 887 – 888 – 889 – 890
- Dasawarsa 8: 871 – 872 – 873 – 874 – 875 – 876 – 877 – 878 – 879 – 880
- Dasawarsa 7: 861 – 862 – 863 – 864 – 865 – 866 – 867 – 868 – 869 – 870
- Dasawarsa 6: 851 – 852 – 853 – 854 – 855 – 856 – 857 – 858 – 859 – 860
- Dasawarsa 5: 841 – 842 – 843 – 844 – 845 – 846 – 847 – 848 – 849 – 850
- Dasawarsa 4: 831 – 832 – 833 – 834 – 835 – 836 – 837 – 838 – 839 – 840
- Dasawarsa 3: 821 – 822 – 823 – 824 – 825 – 826 – 827 – 828 – 829 – 830
- Dasawarsa 2: 811 – 812 – 813 – 814 – 815 – 816 – 817 – 818 – 819 – 820
- Dasawarsa 1: 801 – 802 – 803 – 804 – 805 – 806 – 807 – 808 – 809 – 810
----
Abad ke-8 - Abad ke-9 - Abad ke-10
Lihat pula
- Kalender Peristiwa
kategori:Kalender Peristiwa
ja:9世紀
ko:9세기
nb:9. århundre
PemerPemer, troligen namn på flera olika släkter i tyskspråkiga områden. Den släkt som finns i Sverige invandrade under 1630-talets första år med Nicolaus Pemer (1608-1687) från Augsburg, som 1634 undertecknar en handling vid Österby Bruk och 1641 kontrakteras av Louis De Geer som förvaltare vid Flögfors bruk. 1649 övergick han till samma syssla vid Finnåkers bruk för att runt 1654 bli handelsman i Arboga.
Hans far Daniel Pemer (1569-1632) var verksam i familjens handelshus och satt också i staden Augsburgs protestantiska råd, som jesuiterna avsatte, men som sedan Gustaf II Adolf återinsatte när svenskarna intog staden 1632. Dennes far Nicolaus († 1610) hade kommit till Augsburg under 1550-talet, närmast från den österrikiska staden Peuerbach. Han tog tillsammans med sin handelskompanjon Christoffer Christell initiativet till S:ta Anna Kolleg, som blev Augsburgs första skolinrättning med protestantisk inriktning. En Stephan Pemer har fått borgerligt vapenbrev av österrikiske kejsaren Ferdinand I (kejsare 1556-1664), och Nicolaus far Wolf Pemer var av allt att döma nära släkt med denne, troligen hans son.
I första giftet hade den till Sverige invandrade Nicolaus bland tre barn dels dottern Sara, gift med borgmästaren i Nora och Linde Jean Frumerie och stammoder för alla ännu levande grenar av släkten Frumerie, dels en son som också hette Nicolaus Pemer (1642-1698). Denne hade i sitt första gifte bl a dottern Anna (Annika) Pemer (1673-1719) som kom att bli kammarjungfru hos grevinnan Piper som residerade i Karl XII:s följe under Karolinerkrigen. När hon vigdes 1707 i Altranstädt med hovcontroleuren Peder Eek bevistade kungen hennes bröllop.
Nicolaus (1642-98) blev andra gången gift med Brita Mickelsdotter Lindberg, som var dotter till bergsmannen "Laxbro-Mickel" Hindersson (Lindberg), som lät uppföra Laxbro-stugan, som finns bevarad på Skansen, där den kallas Bergsmansgården. I detta gifte föddes guldsmeden Petter Pemer (1687-1725), som har arbeten bevarade i Siljansnäs och Lillhärdals kyrkor, en pokal på Nordiska Museet, och en kåsa av hans hand såldes på Sotheby´s i London 1968.
Den till Sverige invandrade Nicolaus blev andra gången gift med Euphrosina Welamsdotter Petre och fick tre barn, varav två söner. Johan Pemer, † 1724, blev stadsmäklare i Stockholm, och far till bl a konstnären (porträttmålaren) Johan Wilhelm Pemer, 1709-1769, som vid alla omnämnanden i konstlitteraturen sedan genomgående har felstavats som "Perner". Robert Pemer, 1674-1706, blev löjtnant i Karl XII:s armé och dog i Stettin i dåvarande Svenska Pommern. Från hans son David Niclas Pemer (1700-1776) härstammar alla nu levande Pemer i Sverige, och en gren Pemmer i Norge från en dotterson till honom.
Personer i urval
- Ingemar Pemer
- Bo Pemer
- Mats Pemer
kategori:släkter
Externa länkar
- [http://www.pemer.org Släktföreningen Pemer]
edinburgh hotel Hotel Genoa mieszne zdjcia wagi domeny
|
|
|
| :: RELATED NEWS :: |
List of Swedish counties
The Counties of Sweden, or län, are the administrative and political subdivision in Sweden. Sweden is divided into 21 counties.
The Counties were established in 1634 on Count Axel Oxenstierna's initiative, superseding the Provinces of Sweden to introduce a modern administration. The county borders often trail the provincial borders, but for eco
|
Riphaeus Mountains
Montes Riphaeus (latin for "Riphaeus Mountains") is an irregular range of lunar mountains that lie along the west-northwestern edge of Mare Cognitum, on the southeastern edge of Oceanus Procellarum. The range trends generally from north-northeast to south-southwest. It includes a number of slender ridge lines with valleys flooded by intruding flows of
|
Halfaya Pass
Halfaya Pass (Hellfire Pass) is located in North Africa, near the border between Egypt and Libya.
In World War II, it was the anchor for the Axis positions, which opposed the Allied forces during Operation Battleaxe. The G
|
Hellfire Pass
Hellfire Pass is the name of a railway cutting on the Death Railway in Thailand, known by the Japanese as Konyu cutting. There is a museum co-sponsored by the Thai and Australian governments at the site to commemerate the suffering of those involved in the construction of the railway. Konyu cutting was a particularly difficult section of the line to build due to it being the largest rock cut
|
Bardia
:For the Persian king, see Smerdis of Persia.
Bardia is a seaport in eastern Libya. During World War II, it was the site of a major Italian fortification, commanded by General Annibale "Electric Whisk
|
Operation Foxley
Operation Foxley was a plan drafted during World War II by the British Special Operations Executive to assassinate Adolf Hitler. Although an assassination attempt was never made, historians believe the most likely date for an attempt would have been Read More... |
Annibale Bergonzoli
Annibale Bergonzoli (1884-1973) was an Italian Lieutenant General during World War II. He commanded the defences of Bardia, Libya, after the short off
|
List of Swedish prime ministers
The Prime Minister or statsminister is the head of Government in Sweden. Before 1876, when the office of Prime Minister was instituted, Sweden did not have a formal head of Government. The architect behind the new Riksdag of 1866, Louis De Geer beca
|
Solace
Solace may refer to the following:
- Solace (album), a 2004 music album by Xavier Rudd.
- a 1991 music album by Sarah McLachlan.
- a fictional distributed-processing artificial intelligence in the fiction of Spider Robinson.
- Solace, a fictional town in the Dragonlance no
|
Desert Air Force
The Desert Air Force (DAF), later known as the First Tactical Air Force, was an Allied tactical air force formed during World War II, and was made up of squadrons from the Royal Air Force, the South African Air Force and the Royal Australian Air Force.
The DAF was formed
|
|